Articles by "jawa tengah"

manualslide
Tampilkan postingan dengan label jawa tengah. Tampilkan semua postingan

sumber : ktbismabirawa.blogspot.co.id
Karang Taruna Bisma Birawa Desa Kancilan, Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara berhasil meraih juara satu dalam lomba karang taruna berprestasi tingkat Jawa Tengah 2017. Dalam acara tersebut beberapa bupati langsung menyambut dan mengantar rombongan juri ke lokasi karang taruna yang dinilai.

Terpilihnya karang taruna bisma birawa, karang taruna yang berada di desa ring satu PLTU Tanjung Jati B tersebut karena dianggap mampu membaur dengan masyarakat bahkan mengandalkan anak mudanya.

Ketua karang taruna kota Semarang, I Gede Ananta Wijaya yang juga juri penilai lomba karang taruna berprestasi Se - Jawa Tengah mengatakan bahwa butuh beberapa usaha dalam meningkatkan eksitensi karang taruna diantaranya adalah kepedulian pemangku kebijakan, membuat masyarakat sadar akan keberadaan karang taruna hingga pendampingan dari pemerintah.



    Berbagai macam jenis makanan tradisional yang sehat dan murah tersaji dalam acara Festival Kuliner yang diselenggarakan di alun - alun jepara kemarin dan hari ini, sabtu dan minggu (18-19/04/2015). Festival Kuliner dan pangan se- Jawa Tengah ini diikuti oleh 36 Kabupaten/Kota se- Jawa Tengah yang memamerkan dan mempromosikan produk olahan makanan dari daerah mereka masing masing.

    Ada ceke singkong, lontong jagung, roket ubi udan dan makanan tradisional khas jawa tengah lainnya yang bisa anda nikmati di acara ini dengan harga murah. Salah seorang pengunjung mengatakan tadi membeli makanan khas pemalang yaitu 5 tusuk loso, satu porsi sop daging sapi, satu porsi nasi dan dua minuman nanas dalam kemasan cuma Rp. 20.000,- ini adalah harga yang sangat murah untuk ukuran acara Festival sebesar ini.


    Pantai Tirta Samudra yang terterletak di Desa Bandengan atau masyarakat umum lebih mengenalnya dengan nama Pantai Bandengan ini memang sangat mempesona, Pantai yang garis pantainya dipenuhi hamparan pasir putih ini adalah salah satu obyek wisata favorit di Jepara.

   Asal usul nama Pantai Bandengan adalah dari sunan muria, saat sunan muri menyebarkan islam di kepulauan Karimunjawa. Di daerah ini banyak terdapat ikan bandengan sehinggan sunan muria memberi nama pantai ini  Pantai Bandengan. Dizamannya RA Kartini juga sering menghabiskan waktunya di pantai ini.

   Tidak jauh dari pantai bandengan juga ada obyek wisata jepara lainnya, tempat wisata tersebut adalah Pulau Panjang. Untuk bisa menikmati indahnya Pulau Panjang pengunjung bisa menyewa perahu yang ada di Pantai Bandengan. Letaknya yang berada di pesisir membuat Jepara mempunyai banyak Obyek wisata pantai.


    Acara Festifal Kartini dalam rangka memperingati Hari Jadi Jepara yang ke 466 berlangsung meriah kemarin tanggal 9 April 2015. Sedangkan Acara Kirab Budaya Buka Luwur dimulai jam 12:30 WIB dari Pedopo Kabupaten menuju makam Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadirin, Mantingan Jepara.

   Pemeran Tiga Tokoh Wanita Jepara dalam Kirab Budaya Luwur tersebut adalah Regina Lulu Fani siswa SMKN 3 Jepara sebagai Ratu Kalinyamat, Putri Rania Taqiya Anjani siswi SMPN 2 Jepara sebagai Ratu Shima dan Selvia Elmia Sari siswi SMAN 1 Jepara sebagai RA. Kartini.

   Kirab Budaya Luwur tersebut melibatkan 15 Kecamatan yang ada di jepara para peserta menampilkan kearifan lokalnya, acara tersebut juga diramaikan dengan seni tradisional barongan, drumband serta pagelaran Sendratari yang melibatkan seniman seniman Jepara.

  
sumber foto metrojateng.com


 Wakil ketua Paguyuban Pengusaha Karaoke Punggkruk Jepara menolak kebijakan pemkab jepara yang akan menutup karaoke yang ada di jepara tanggal 10 april 2015 nanti. Mereka juga menolak solusi yang diberikan pemkab jepara , salah satunya jaminan usaha dan gaji yang layak bagi ratusan pemandu karaoke (PK) yang bekerja di pungkruk. Pasalnya solusi yang ditawarkan tidak sesuai dengan penghasilan pengusaha dan pekerja di dunia hiburan tersebut.

   Jika usaha audiensi dengan DPRD tidak membuahkan hasil pengusaha karaoke pungkruk mengancam akan demo. Sementara itu, Kepala Satuan Satpol PP Jepara Trisno Santoso menengatakan, Pemkab akan tetap menutup semua tempat usaha karaoke di Jepara sesuai dengan jadwal.”Tidak ada pemunduran waktu ataupun teknis pelaksanaannya. Kami sudah mengirimkan surat edaran Bupati terkait kebijakan tersebut kepada semua pengusaha karaoke. Di kawasan Pungkruk, surat kami titipkan ke paguyuban,” ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan rapat terakhir, di awal pekan ini, anggota Satpol PP akan menyambangi semua tempat karaoke di Jepara, dari pintu ke pintu. Tampat karaoke di Pungkruk fokus utama. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya akan menyosialisasikan rencana eksekusi, serta pasceksekusi. Rencananya, pada 10 April nanti, karaoke harus benar-benar ditutup.
Satpol PP akan menyegel tempat usaha yang dinilai ilegal tersebut. Penyitaan alat karaoke akan dilakukan jika masih ada yang buka. ”Termasuk juga menjaring PK yang masih berada di tempat karaoke,” katanya. Khususnya di kawasan Pungkruk, selain penutupan juga akan dilakukan penataan. Desain penataan, lanjut Trisno, sudah dibuat oleh Dinas Ciptaruk Jepara.
Jika menurut skema ada bangunan yang perlu dirobohkan, maka akan dirobohkan.”Jika dirasa tidak perlu, maka cukup ditata untuk dijadikan tempat usaha kuliner maupun usaha lainnya yang tidak melanggar aturan,” katanya
Sumber berita : http://goo.gl/3Ag3hF


 Dalam rangka memperingati Hari jadi Jepara ke- 466 yang akan diadakan tanggal 21 April mendatang SMK N 2 Jepara membuat sebuat busana yang bertemakan  “Pancaran Putri Batik Jepara “ untuk diikut sertakan dalam carnival Festival Kartini yang menjadi agenda tahunan kota ukir tersebut. Busana “Pancaran Putri Batik Jepara “ dikerjakan oleh para siswa SMK N 2 Jepara beserta guru pembingbing.

  Salah seorang guru SMK N 2 Jepara yang juga perancang busana untuk Carnival Festival Jepara mengatakan sudah menyiapkan beberapa model busana yang semuanya dengan tema Keagungan batik dan Tenun Jepara. Dan sudah dikerjakan selama sebulan terakhir oleh siswa jurusan Tata busana sedangkan untuk ornamen baju dibantu oleh Bayu penceng.

  Selain merancang busana untuk dipakai sendiri SMK N 2 Jepara dengan guru pembimbing Indria juga mengerjakan busana carnival untuk berbagai  instansi di Jepara, Para siswa merasa senang bisa membuat baju carnival ini karena baju hasil karya mereka akan di lihat oleh banyak orang di acara Festival Kartini 2015 nanti.

gambar dari FB JeparaHariIni

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.